sinyal.co.id
Dalam even ‘Indonesia Pegang Smartphone’ penggunaan aplikasi mobile telah mengarah pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Untuk itu, penting menjadikan pengalaman berbelanja melalui aplikasi mobile menjadi nyaman, aman, dan mudah.
Magnus Ekbom, CEO Lazada Indonesia mengungkapkan, bahwa di Indonesia, pertumbuhan aktivitas digital terus mengalami peningkatan dimana hal tersebut berdampak pada industri ekonomi digital yang dianggap mendapatkan dorongan pertumbuhan yang luar biasa dari penggunaan konten aplikasi di smartphone. “Sekitar 85{6d4da31955223774f92dce3d293cb7e669764550633ee25cdb7e9d5f0678e9b3} pengguna smartphone di Indonesia memiliki 10-15 aplikasi mobile dan hingga sekitar 10 {6d4da31955223774f92dce3d293cb7e669764550633ee25cdb7e9d5f0678e9b3} memiliki lebih dari 40 aplikasi mobile,” katanya.
“Jumlah aplikasi tersebut sangat wajar mengingat kebiasaan para pengguna smartphone yang selalu mengecek smartphone mereka setiap 5 menit sekali. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan kepada konsumen kami, masyarakat Indonesia biasanya mengunduh aplikasi baru setiap sebulan sekali dimana 50{6d4da31955223774f92dce3d293cb7e669764550633ee25cdb7e9d5f0678e9b3} dari mereka 3-5 aplikasi yang diunduh merupakan aplikasi belanja online,” tuturnya.
“Kami melihat adanya tren penggunaan aplikasi mobile yang sangat pesat. Oleh karena itu, kami memberikan solusi berupa aplikasi mobile belanja online yang dapat diakses di smartphone kapan saja, dimana saja. Kami selalu mendengarkan kebutuhan para konsumen untuk terus meningkatkan kualitas layanan aplikasi mobile kami baik dari sisi keamanan, teknologi maupun faktor lainnya,” ujar Magnus.
Priyo